Gotong Royong Warga dan Polisi Lumajang Jadi Garda Terdepan Atasi Longsor


Hujan deras yang mengguyur Lumajang beberapa hari terakhir menyisakan duka berupa longsor di jalur penghubung Tempursari menuju Pronojiwo. Namun, di tengah musibah, semangat gotong royong justru menguat. Puluhan personel Polsek Tempursari bersama warga setempat bahu-membahu turun ke lokasi longsor pada Rabu (4/3/26) untuk melakukan penanganan darurat. Dengan peralatan seadanya, mereka memasang ratusan bronjong dari sak berisi pasir sebagai penahan tebing yang ambrol.

Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno memimpin langsung aksi sosial ini, menyatu dengan masyarakat mengangkat karung pasir dan menyusunnya di sepanjang tebing yang longsor. "Ini bentuk kepedulian kami kepada warga. Longsor ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kita semua," ujarnya di sela-sela kerja bakti. Langkah cepat ini diambil untuk mencegah longsor susulan yang bisa memperparah kerusakan badan jalan, apalagi cuaca ekstrem masih mengintai.

Akibat longsor yang terjadi pada Minggu (1/3/2026) malam lalu, sebagian badan jalan tergerus material tanah dengan kedalaman mencapai 8 meter dan panjang sekitar 6 meter. Kondisi ini memaksa petugas memberlakukan sistem buka tutup bagi kendaraan roda empat yang melintas. Pengawasan ketat dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan, mengingat kondisi tebing yang masih labil dan rawan bergerak.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan Polsek Tempursari dan warga menjadi contoh nyata bahwa keselamatan bersama adalah prioritas. Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengapresiasi inisiatif anak buahnya yang cepat tanggap membantu masyarakat. Diharapkan, dengan kerja keras semua pihak, akses jalur penghubung antar kecamatan ini dapat segera pulih dan masyarakat bisa beraktivitas normal kembali. (Avs)

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama