Bulan puasa seharusnya menjadi momen menenangkan hati, bukan malah deg-degan di jalan raya. Demi menjaga kekhusyukan ibadah warga, Polres Bangkalan baru saja menggelar patroli skala besar di wilayah Blega. Hasilnya? Belasan motor harus "diamankan" sementara karena urusan administrasi yang terbengkalai.
Alih-alih hanya menindak, kepolisian memastikan bahwa penertiban ini bertujuan untuk meminimalisir potensi kriminalitas seperti begal, curanmor, hingga balap liar yang kerap meresahkan selama Ramadhan. Patroli yang digelar sejak Sabtu hingga Minggu dini hari itu berhasil menjaring 13 unit sepeda motor di Kecamatan Blega. Para pengendara terjaring razia karena tidak bisa menunjukkan STNK yang sah.
Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, menegaskan bahwa kendaraan tersebut tidak dilengkapi surat-surat saat pemeriksaan berlangsung. Namun ada kabar baik bagi pemiliknya. Motor-motor itu bisa diambil di Mapolres Bangkalan tanpa biaya sepeser pun, asalkan pemilik membawa kelengkapan dokumen yang sah.
"Silakan cek nomor rangka dan nomor mesin kendaraan. Jika cocok dengan data yang Anda miliki, segera ambil. Gratis, tanpa pungutan liar," ujar AKBP Wibowo, Selasa (3/3/26). Ia juga mengimbau agar kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis dikembalikan ke kondisi standar pabrikan.
Langkah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tertib administrasi berkendara adalah bentuk partisipasi masyarakat dalam menciptakan keamanan bersama. Patroli Ramadhan seperti ini akan terus digelar, terutama di jam-jam rawan, agar ibadah puasa warga Bangkalan berjalan khusyuk tanpa gangguan.
.jpeg)
Posting Komentar