Memasuki hari ke-13 Operasi Ketupat 2026, peta pergerakan masyarakat mulai bergeser dari arus mudik menuju arus balik dengan intensitas tinggi. Kepolisian Negara Republik Indonesia melaporkan bahwa volume kendaraan yang masuk ke Jakarta melonjak hingga 99,02 persen dibandingkan hari normal, menandai puncak kembalinya pemudik ke ibu kota. Di tengah lonjakan ini, Kepolisian memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap berada dalam status kondusif, dengan tidak adanya kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas kamtibmas secara nasional.
Berdasarkan data yang dihimpun Satgas Humas, secara kumulatif terdapat 1.387 gangguan kamtibmas selama operasi berlangsung, yang didominasi oleh 1.288 kasus kejahatan. Sementara di sektor lalu lintas, tercatat 226 kecelakaan yang mengakibatkan 12 korban meninggal dunia serta 440 luka ringan. Juru Bicara Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, menyebutkan bahwa penegakan hukum melalui sistem ETLE dan teguran langsung terus digalakkan sebagai upaya preventif guna meningkatkan kesadaran berlalu lintas di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
Tren peningkatan arus balik juga terlihat jelas di berbagai moda transportasi umum. Sebanyak 496.130 penumpang tercatat menggunakan moda penyeberangan, sementara kereta api melayani lebih dari 1,4 juta penumpang dalam 2.707 perjalanan. Di sektor penerbangan, terdapat 2.473 penerbangan dengan total 311.047 penumpang. Polri menilai data ini menunjukkan bahwa masyarakat telah memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk mengatur waktu kepulangan secara lebih fleksibel, sehingga kepadatan dapat terdistribusi tanpa menimbulkan lonjakan ekstrem dalam satu waktu.
Menyikapi kondisi tersebut, Polri mengimbau para pemudik yang masih dalam perjalanan untuk tidak memaksakan diri jika kondisi fisik mulai menurun. Memanfaatkan rest area dengan bijak, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, serta mematuhi arahan petugas di lapangan menjadi kunci utama keselamatan. Dengan layanan darurat call center 110 yang aktif 24 jam, Polri bersama pemangku kepentingan berkomitmen menjaga momentum Lebaran 2026 agar tetap aman, tertib, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh masyarakat. (Avs)
.jpeg)
Posting Komentar