Lebih dari Sekadar Macet: 16.326 Personel Polda Jatim Siap Amankan Spiritualitas dan Sosial Masyarakat


Operasi Ketupat Semeru 2026 resmi bergulir di Jawa Timur, dan tahun ini polisi mengusung misi yang lebih dalam dari sekadar mengurai kemacetan. Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, menegaskan bahwa operasi kemanusiaan selama 13 hari ini adalah bentuk pelayanan publik yang fundamental, menyentuh aspek spiritual dan sosial masyarakat. Dimulai setelah apel gelar pasukan di Mapolda Jatim, ribuan personel gabungan tidak hanya disiapkan untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga menjaga kekhusyukan ibadah Ramadhan hingga kehangatan silaturahmi Lebaran.

Dengan melibatkan 16.326 personel dari TNI, Polri, dan instansi terkait, operasi ini dirancang untuk hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung dan pelayan. Personel gabungan ini akan disebar untuk mengamankan berbagai aktivitas, mulai dari malam takbiran, salat Idulfitri, hingga kunjungan wisata keluarga. Pendekatan komprehensif ini dilakukan karena polisi menyadari bahwa kebahagiaan masyarakat selama Lebaran tidak hanya ditentukan oleh lancarnya perjalanan, tetapi juga oleh rasa aman dari berbagai gangguan sosial dan keamanan.

Potensi kerawanan yang dipetakan pun sangat luas, tidak hanya soal kecelakaan lalu lintas. Ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum ormas, hingga gejolak ekonomi seperti kenaikan harga bahan pokok menjadi perhatian serius. Gangguan kamtibmas seperti balap liar, peredaran narkoba, dan penggunaan petasan juga diantisipasi, karena bisa mengganggu ketentraman masyarakat yang sedang merayakan hari kemenangan.

Masyarakat diimbau untuk menjadi mitra aktif dengan menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing dan melaporkan potensi gangguan. Kapolda menekankan bahwa keamanan adalah fondasi utama agar momen mudik dan Lebaran benar-benar membawa kebahagiaan. Dengan sinergi semua pihak, target "Mudik Aman Keluarga Bahagia" bukan sekadar slogan, tetapi sebuah janji yang akan diwujudkan di seluruh pelosok Jawa Timur.(Avs)

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama