Polda Jatim Rilis Peta Kerawanan Mudik: 25 Titik di Tuban dan 8 Pasar Tumpah di Madura


Surabaya menjadi saksi dimulainya persiapan matang Polda Jawa Timur dalam menyambut arus mudik Lebaran 2026. Dalam apel kesiapan Operasi Ketupat yang digelar di Mapolda, Direktur Lalu Lintas Kombes Pol Iwan Saktiadi memaparkan hasil pemetaan kerawanan yang telah dilakukan sejak sebulan lalu. Fokus utama kali ini adalah mengidentifikasi titik-titik rawan kecelakaan, kemacetan, dan kelelahan pengemudi di seluruh jalur Jawa Timur. Hasilnya, setidaknya ada 25 titik rawan di jalur arteri Tuban yang menjadi perhatian serius, terutama karena tingginya volume kendaraan logistik. Di Madura, delapan lokasi pasar tumpah juga diidentifikasi sebagai sumber potensi kemacetan yang harus diantisipasi. Semua data ini telah disampaikan kepada jajaran Kasat Lantas untuk segera ditindaklanjuti.

Operasi yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret ini, tidak hanya bicara soal kelancaran lalu lintas. Kombes Iwan menegaskan bahwa kehadiran kepolisian juga untuk memastikan perjalanan spiritual masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri berjalan khidmat. Jalur-jalur utama seperti Pantura, jalur tengah, selatan, hingga Tapal Kuda dan kawasan timur Jawa Timur menjadi prioritas pengamanan. Petugas akan disiagakan tidak hanya di posko, tetapi juga berpatroli aktif di titik-titik yang telah dipetakan. Sinergi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Jasa Marga terus diperkuat untuk memastikan semua skenario berjalan mulus. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan bijak.

Salah satu sorotan utama adalah jalur arteri Tuban yang menjadi lintasan utama kendaraan logistik berat yang tidak melalui tol. Kombes Iwan menyebut bahwa titik-titik di sepanjang perbatasan Rembang hingga menuju Lamongan dan Bojonegoro ini rawan kecelakaan. Kondisi jalan yang bercampur dengan kendaraan pribadi dan truk besar membutuhkan kewaspadaan ekstra dari para pengemudi. Selain itu, pasar tumpah di Madura yang biasanya ramai menjelang Lebaran juga berpotensi menyendatkan arus. Untuk itu, koordinasi dengan pemerintah daerah setempat terus dilakukan agar dapat dicarikan solusi terbaik. Petugas akan hadir untuk mengatur lalu lintas di lokasi-lokasi tersebut.

Di sisi lain, kenyamanan pemudik di jalan tol juga menjadi perhatian dengan tersedianya 27 rest area yang tersebar di sepanjang ruas tol Jawa Timur. Rest area tipe A, B, dan C ini telah diperiksa kondisinya dan dinyatakan siap digunakan sebagai tempat istirahat. Titik-titik lelah pengemudi telah dipetakan untuk memastikan ketersediaan fasilitas istirahat yang memadai. Polda Jatim berharap dengan semua persiapan ini, masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. Tagline "Mudik Aman, Keluarga Bahagia" diharapkan benar-benar terwujud di seluruh wilayah Jawa Timur. Selamat menempuh perjalanan, semoga selamat sampai tujuan.(Avs)

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama