Terputusnya akses utama penghubung Bondowoso dan Jember membuat arus kendaraan berubah drastis. Kondisi ini mendorong Polres Bondowoso mengambil langkah taktis untuk memastikan mobilitas warga tetap aman dan terkendali.
Melalui Satuan Lalu Lintas, aparat langsung menerapkan rekayasa arus dan menempatkan personel di sejumlah titik krusial. Upaya ini dilakukan guna menghindari kemacetan panjang sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan akibat penumpukan kendaraan di jalur alternatif.
Kasat Lantas Polres Bondowoso, AKP Irwan Rizki Prakoso, menjelaskan bahwa skema pengalihan disusun secara terpadu. Jalur alternatif dipilih berdasarkan kapasitas jalan serta volume kendaraan yang melintas.
Selain pengaturan langsung di lapangan, sosialisasi kepada masyarakat juga digencarkan. Pengendara diimbau mematuhi rambu serta arahan petugas demi keselamatan bersama.
Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi arus mudik dan Operasi Ketupat 2026, mengingat meningkatnya mobilitas masyarakat dalam waktu dekat.
Dengan strategi terukur, kepolisian berharap distribusi logistik dan kebutuhan pokok tetap berjalan lancar meski akses utama terputus. Kolaborasi antara petugas dan masyarakat menjadi kunci agar situasi tetap kondusif.

Posting Komentar