Strategi First Come First In Disiapkan Kapolri untuk Urai Antrean Mudik di Pelabuhan


Lonjakan pemudik menuju Sumatera saat Lebaran 2026 diprediksi kembali memadati jalur penyeberangan di Banten. Untuk mengantisipasi kemacetan panjang, Polri menyiapkan pola pengaturan baru di kawasan pelabuhan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengusulkan penerapan metode first come first in saat puncak arus mudik. Usulan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi lintas sektoral di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan.

Wilayah Banten menjadi perhatian utama karena menjadi pintu penghubung Pulau Jawa dan Sumatera. Di Pelabuhan Merak, skema pengaturan dibagi dalam tiga kondisi: hijau (arus normal dengan 7 dermaga beroperasi), kuning (antrean hingga SPBU Cikuasa Atas), dan merah (antrean mencapai Gerbang Tol Merak).

Pola serupa juga diterapkan di Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan BBJ Bojonegara, termasuk pengaturan khusus untuk truk tangki, tronton, serta kendaraan alat berat.

Menurut Kapolri, sistem berdasarkan tanggal tiket berpotensi memicu penumpukan kendaraan. Karena itu, kendaraan yang tiba lebih dahulu akan diprioritaskan masuk kapal pada masa puncak arus mudik.

Kebijakan ini akan diterapkan dalam rangkaian Operasi Ketupat 13–25 Maret 2026 dengan tema “Mudik Aman dan Keluarga Bahagia”. Pendekatan preventif dan pelayanan humanis tetap menjadi prioritas utama.

Dengan skema ini, diharapkan antrean panjang dapat ditekan dan perjalanan lintas pulau berlangsung lebih lancar.

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama