Urban Farming ala Bhabinkamtibmas Warujayeng, Rak Besi Disulap Jadi Kebun Cabai Produktif

Nganjuk - Bhabinkamtibmas Kelurahan Warujayeng, Polsek Warujayeng, AIPDA Andhika Candra, L. sebagai penggerak ketahanan pangan melaksanakan pemantauan pemanfaatan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) milik warga
binaannya yang ditanami cabai menggunakan media polybag yang disusun di rak besi sebagai bentuk penerapan urban farming guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Rabu (22/4/2026).


Konsep urban farming yang memanfaatkan ruang terbatas di lingkungan permukiman menjadi solusi efektif bagi masyarakat perkotaan untuk tetap produktif dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan.


Di lapangan, AIPDA Andhika Candra, L. melakukan monitoring pertumbuhan tanaman cabai sekaligus memberikan pendampingan kepada warga terkait teknik perawatan dan penataan media tanam agar hasilnya optimal meski di lahan terbatas.


Kapolsek Warujayeng Kompol H. Ahmad Junaedi, S.H., mengapresiasi inovasi yang dilakukan anggotanya dalam mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan lahan sempit melalui konsep urban farming.


“Kami mendorong anggota untuk terus berinovasi dan memberikan solusi kepada masyarakat, salah satunya melalui urban farming yang terbukti efektif dalam mendukung ketahanan pangan di lingkungan permukiman,” ujar Kompol H. Ahmad Junaedi.


Sementara itu, AIPDA Andhika Candra, L. menyampaikan bahwa metode penanaman menggunakan polybag di rak besi sangat membantu warga dalam mengoptimalkan lahan yang terbatas.


“Urban farming ini menjadi solusi bagi warga yang tidak memiliki lahan luas, namun tetap bisa bercocok tanam secara produktif untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujar AIPDA Andhika Candra.


Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami dan menerapkan konsep urban farming sebagai langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan lingkungan.(acha)

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama