Polres Nganjuk dan Bhayangkari Berbagi Kasih, Penyandang Disabilitas: "Kami Merasa Diperhatikan"


Jumat pagi di Aula Tantya Sudhirajati Polres Nganjuk berubah menjadi ruang kebersamaan yang mengharukan. Ratusan penyandang disabilitas dari Paguyuban Disabilitas Nganjuk dan para siswa SLB berkumpul dengan penuh semangat, menunggu giliran menerima bantuan dari Polres Nganjuk dan Bhayangkari. Kapolres AKBP Suria Miftah Irawan dan Ketua Bhayangkari Ny. Raisha Suria Miftah tampak akrab menyapa satu per satu penerima bantuan, mendengarkan cerita mereka, dan memberikan semangat agar terus berkarya. Kegiatan ini adalah wujud nyata bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk memberikan perhatian dan kasih sayang kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.


Kapolres mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini adalah bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara yang tidak boleh dilewatkan. Ia menjelaskan bahwa penyandang disabilitas adalah kelompok yang sering kali luput dari perhatian, padahal mereka memiliki semangat dan potensi yang luar biasa. Dengan memberikan bantuan, Polres Nganjuk ingin mengapresiasi perjuangan mereka dalam menjalani kehidupan sekaligus meringankan beban yang mereka tanggung. Kapolres berharap bahwa kegiatan ini akan menginspirasi pihak lain untuk turut peduli pada nasib para penyandang disabilitas.


Sementara itu, Ketua Bhayangkari menyampaikan bahwa para ibu Bhayangkari sangat bersemangat terlibat dalam kegiatan ini. Mereka tidak hanya menyumbang dana, tetapi juga membantu mengemas dan mendistribusikan paket bantuan dengan penuh kasih. Ny. Raisha mengatakan bahwa kebahagiaan terbesar adalah ketika bisa berbagi dengan mereka yang membutuhkan, dan ia berharap agar semangat gotong royong ini terus hidup di tengah masyarakat. Kehadiran Bhayangkari dalam kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa Polri tidak pernah sendirian dalam menjalankan misi kemanusiaan.


Salah seorang perwakilan Paguyuban Disabilitas Nganjuk mengaku terharu dengan perhatian yang diberikan. Ia mengatakan bahwa sebagai penyandang disabilitas, ia jarang mendapatkan perhatian dari pihak mana pun, sehingga kedatangan Kapolres dan Bhayangkari terasa sangat istimewa. Ia mendoakan agar Polri terus jaya dan selalu diberi kekuatan dalam menjalankan tugas. Dengan kegiatan ini, Polres Nganjuk membuktikan bahwa Hari Bhayangkara bukan sekadar seremoni, tetapi juga momen untuk berbagi dan mendekatkan diri kepada masyarakat. (Avs)

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama