Nganjuk- Desa Girirejo, Kecamatan Bagor, sedang bergembira. Ribuan umbi bawang merah mulai dipanen, tanda bahwa kerja keras selama berbulan-bulan telah membuahkan hasil. Di tengah kegembiraan itu, Bripka Eka P. hadir dengan senyum dan sapaan hangat, menjalankan tugas sebagai Bhabinkamtibmas yang tidak hanya mengurus keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak ketahanan pangan di desa binaannya. Senin (3/8/2026), ia memantau langsung proses panen sambil memastikan bahwa para petani merasa aman dan nyaman dalam bekerja.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan mengingatkan bahwa dukungan Polri terhadap sektor pertanian adalah bagian dari tugas mulia menjaga ketahanan pangan nasional. Ia menekankan bahwa situasi kamtibmas yang aman adalah prasyarat utama agar petani bisa bekerja secara produktif dan hasil panen bisa dimaksimalkan. Polri, kata dia, akan selalu hadir di setiap tahap pertanian, karena keberhasilan petani adalah keberhasilan kita semua dalam mewujudkan kemandirian pangan.
Bripka Eka P. memanfaatkan momen panen ini untuk berdialog secara langsung dengan para petani, menanyakan kualitas bawang yang dihasilkan dan kendala apa saja yang masih mereka rasakan. Dengan sikap rendah hati, ia mendengar setiap keluhan dan memberikan semangat agar petani tidak patah arang menghadapi tantangan. Tidak lupa, ia mengingatkan warga untuk menjaga kendaraan dan alat pertanian mereka, serta melaporkan segera jika ada hal mencurigakan di sekitar area persawahan.
Kapolsek Bagor AKP Winih menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antara Bhabinkamtibmas dan komunitas petani, karena sektor pertanian adalah tulang punggung ekonomi masyarakat setempat. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, ia berharap panen bawang merah di Desa Girirejo menjadi awal dari kebangkitan pertanian yang lebih luas di wilayah Nganjuk. Desa ini kini menjadi cermin bahwa polisi dan petani bisa menjadi tim yang solid, saling menguatkan untuk mencapai tujuan bersama: ketahanan pangan yang kokoh dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.(Avs)

Posting Komentar