Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H, stabilitas harga bahan pokok menjadi perhatian utama pemerintah dan aparat penegak hukum. Untuk memastikan pasokan tetap aman dan harga tidak melonjak, tim gabungan melakukan inspeksi langsung ke pasar tradisional.
Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga dari Polres Jember bersama Badan Pangan Nasional, Dinas Perdagangan, Dinas Pasar, serta Perum Bulog menggelar sidak di Pasar Tanjung, Kabupaten Jember, Jumat (20/2/2026).
Kepala Unit Tipidter Polres Jember, Ipda Harry Sasongko, menjelaskan bahwa secara umum ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar masih dalam kondisi aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Namun, dalam sidak tersebut, tim menemukan minyak goreng bersubsidi dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Pemerintah (HAP), yakni berkisar Rp15.700 hingga Rp16.000 per liter. Temuan ini dinilai berpotensi merugikan konsumen.
Ipda Harry menegaskan pihaknya akan memperketat pengawasan guna mencegah praktik penimbunan dan permainan harga oleh oknum tertentu. Langkah ini diambil demi menjaga distribusi tetap lancar dan harga tetap terkendali.
Satgas Saber memastikan komitmennya untuk melindungi daya beli masyarakat serta menjaga stabilitas pasar selama periode meningkatnya kebutuhan menjelang Ramadhan dan Lebaran.
.jpeg)
Posting Komentar