38 Provinsi Dipantau Ketat, Satgas Pangan Siap Amankan Pasokan Jelang Nyepi dan Lebaran


Menjelang dua hari besar keagamaan yang datang berdekatan, Idul Fitri dan Nyepi, Satuan Tugas Pangan bergerak masif melakukan pengawasan di seluruh penjuru negeri. Dalam periode sebulan terakhir, tercatat hampir 38 ribu kegiatan pemantauan telah dilaksanakan di 38 provinsi, membuktikan keseriusan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Langkah ini diambil untuk memastikan masyarakat dapat merayakan hari suci dengan tenang, tanpa terganggu oleh gejolak harga atau kelangkaan bahan pokok.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan intensitas pengawasan tertinggi, disusul Kalimantan Selatan dan Riau, yang menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi di wilayah tersebut sangat dinamis. Sebaliknya, sejumlah provinsi di Papua mencatat angka pemantauan lebih rendah, yang disebabkan oleh tantangan geografis dan terbatasnya infrastruktur pasar. Pedagang pengecer menjadi titik fokus utama pengawasan, mengingat merekalah yang berhadapan langsung dengan konsumen dan berpotensi menjadi ujung tombak stabilitas harga di tingkat eceran.

Dari sisi harga, kabar baik datang dari komoditas beras yang harganya mulai merosot di bawah HET. Namun, minyak goreng Minyakita dan cabai rawit merah masih menjadi pekerjaan rumah karena harganya bandel di atas acuan pemerintah. Komjen Pol Syahardiantono menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan menindak tegas para spekulan yang mencoba bermain curang dengan menimbun barang. Dengan pengawasan yang diperkuat hingga ke distributor dan agen, diharapkan rantai pasok tetap lancar dan harga bisa terkendali hingga hari raya tiba. (Avs)

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama